Subscribe Us

header ads

Plant Intelligence (Bagian I)


Oleh: Ust Arafat

Ternyata pohon yang tumbuh di alam ini memiliki Kecerdasan Tanaman. Demikianlah kesimpulan dari para pakar yang meneliti hal ini dengan beberapa percobaan ilmiah.

Ketika kita melihat sebatang pohon hanya berdiri diam mematung di tempatnya, sebenarnya apa yang terjadi di balik itu jauh lebih rumit. Para pohon itu rupanya cukup cerdas dan mampu berkomunikasi dengan pohon-pohon lainnya.

Seorang ahli botani dari University of Kent, Inggris, sekaligus presenter acara tanaman BBC, James Wong, menemukan bahwa ternyata tanaman bisa berkomunikasi melalui bau.

Ia mempelajari bahwa ketika serangga datang menyerang dedaunan pada sebuah tanaman, maka bagian daun yang lain akan memproduksi semacam bau yang merupakan senyawa organik volatile.

Bau ini akan diterima oleh tanaman tetangganya, yang selanjutnya menyebabkan sang tetangga itu bereaksi mengubah pertahanan diri agar tidak diserang juga. Misalnya, dengan cara menghasilkan senyawa yang mengusir serangga. Allahu Akbar!

Ini salah satu bukti bahwa tanaman itu punya semacam kecerdasan. Mereka saling mengingatkan saudaranya akan suatu bahaya. Mereka juga ingin hidup "bermanfaat" bagi tanaman lainnya.

وَالْبَلَدُ الطَّيِّبُ يَخْرُجُ نَبَاتُهُ بِإِذْنِ رَبِّهِ ۖ وَالَّذِي خَبُثَ لَا يَخْرُجُ إِلَّا نَكِدًا ۚ كَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَشْكُرُونَ
"Dan tanah yang baik, tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah. Adapun tanah yang tidak baik, tanamannya hanya tumbuh tandus. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur." (Surat Al-A'raf: 58)

Demikianlah Allah menciptakan tanaman disertai dengan kemampuan untuk tumbuh dengan subur sebagai tanda kebesaran-Nya.

Apa yang kita lihat di atas merupakan pelajaran berharga bahwa pepohonan pun ternyata ingin agar dirinya bermanfaat bagi yang lain. Masa kita manusia kalah dengan pohon?

Hidup kitapun haruslah demikian. Harus saling mengingatkan kepada sesama, seperti pohon yang mengingatkan pohon lainnya akan bahaya serangga. Harus saling memberi manfaat.

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi umat manusia.” (Hadist Riwayat Ahmad)

Apalagi menjelang bulan Ramadhan yang merupakan sebaik-baiknya bulan, mari kita berlomba menjadi sebaik-baiknya manusia. Buatlah rencana agar sebagian rezeki kita bermanfaat bagi orang lain.

Mulailah disiplin dalam mengelola medsos agar menjadi media yang bermanfaat bagi orang lain. Berbagi ilmu yang berguna dan pengetahuan yang positif. Puasakan medsos kita dari hal yang menghabiskan waktu sia-sia. Baik waktu kita sendiri maupun waktu orang lain.

Semoga Allah berikan keberkahan atas segala yang kita lakukan di bulan Rajab dan Sya'ban, dan menyampaikan kita kepada bulan Ramadhan.

Sumber

Posting Komentar

0 Komentar